Site Loader
Seorang Dokter di Surabaya Tutup Leler Akibat COVID-19

Liputan6. com, Jakarta – Kabar duka kembali datang dari negeri medis Indonedia. Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya menyampaikan informasi duka,   dr Boedhi Harsono tutup usia dengan status terkena COVID-19 pada Senin, 18 Mei 2020.


“Iya sebab COVID-19, tidak diketahui (terpapar sebab mana-red) karena beliau tidak bekerja di ruang isolasi, intensive care yang berkaitan dengan COVID-19. Ini pandemi jadi COVID-19 sudah pada sekitar kita, ” ujar Kepala IDI Surabaya, dr Brahmana Askandar, saat dihubungi Liputan6. com, Rabu (20/5/2020).

Brahamana menuturkan, dr Boedhi Harsono salah satu anggota IDI Surabaya. Dr Boedhi Harsono sudah dimakamkan mengikuti protokol COVID-19.


Selain itu, istri dr Boedhi juga dikabarkan sedang dirawat saksama. “Mudah-mudahan membaik, dalam observasi, sedang diperiksa karena kecurigaan COVID-19, ” kata Brahmana.


Masa ini, dua dokter di Surabaya yang meninggal karena COVID-19. Dr Boedhi Harsono menjadi dokter ke-2 yang tutup usia karena COVID-19. Mengutip Antara, dr Boedhi Harsono diketahui tidak lagi berpraktik sesudah sakit stroke.


Sebelumnya, seorang dokter RSUD Soewandhie Surabaya, dr Berkatnu Indrawan Janguk meninggal di rumah sakit tempatnya main pada Senin, 27 April 2020.


Brahamana pun menganjurkan masyarakat untuk sama-sama berjuang melawan COVID-19. “Ayo sama-sama lawan COVID-19. Tenaga medis berada di kemudahan kesehatan, dan masyarakat cegah penularan. Perjuangan ini belum selesai, ” kata dia.


Ia mengimbau, agar masyarakat mematuhi petunjuk pemerintah untuk menjaga jarak wujud atau physical distancing, menjalankan cermin hidup bersih, keluar memakai masker. “Bukan berarti kalau sudah mengindahkan masker jadi mengabaikan jarak wujud. Terapkan juga jaga jarak wujud, ” kata dia.


2 dari 3 halaman

Pemerintah Kota Surabaya Sampaikan Belasungkawa

Mengutip Jarang, Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan duka cita atas wafatnya dokter Boedhi Harsono dalam status positif COVID-19 di National Hospital Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam.


“Kami selaku Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya   dokter Boedhi Harsono. Semoga keluarga yang ditinggalkannya diberi ketabahan, ” kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya M. Fikser, demikian mengutip dari Antara.


Saat ini sudah tersedia dua dokter di Surabaya dengan meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Pertama, seorang dokter RSUD Soewandhie Surabaya dr. Berkatnu Indrawan Indah meninggal dunia di rumah rendah tempatnya bekerja pada Senin, 27 April 2020 dan kedua, dr. Boedhi Harsono yang diketahui tak lagi berpraktik setelah sakit stroke.


Menurut    Fikser, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkali-kali menyampaikan dorongan kepada para tenaga kesehatan itu untuk selalu semangat dan semangat dalam mewujudkan tugasnya.


Hal itu dikarenakan dokter dan tenaga medis merupakan garda depan penanganan COVID-19.   Bahkan, lanjut Fikser, Wali Kota Risma juga meminta para dokter untuk menggunakan baju ganda dua atau lebih   supaya tidak tertular COVID-19.


“Kami berpesan agar semua sinse dan tenaga kesehatan lebih melestarikan diri dan berhati-hati, ” ujar dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video di Bawah Itu

Daniel Powell