Site Loader
Potongan (harga) Tarif Listrik Agustus Sudah Mampu Dinikmati, Simak Cara Dapatnya!

Liputan6. com, Jakarta – Pemerintah memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik maka September. Pemberian diskon  tarif listrik ini untuk  pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, Sosial dan Bisnis Kecil 450 VA.


Pemberian stimulus ini merupakan jalan pemerintah untuk meringankan beban kelompok tidak mampu dan rentan pada menghadapi masa pendemi COVID-19.

“Adanya kebijaksanaan ini diharapkan dapat meringankan kewajiban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan & keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan buat melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi, ” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, dalam petunjuk tertulisnya, Minggu (2/8/2020).


Seperti bulan sebelumnya, PLN sudah menyiapkan skema pemberiannya. Seluruh konsumen yang berhak mendapatkan pembebasan dakwaan listrik maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian Stimulus Covid-19 sebelumnya.


Kata Agung, program ini sifatnya perpanjangan, PLN optimistis tidak akan merasai kendala, baik dari sisi waktu penyiapan maupun teknis pelaksanaan.


Seperti diketahui Program tersebut memberikan biaya listrik gratis pada pelanggan listrik kategori daya 450VA dan diskon 50 persen kepada pelanggan kategori daya 900VA bersubsidi, yang sudah terdata dalam Masukan Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial.


Bagi pelanggan pasca bayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam dakwaan masing-masing pelanggan dengan cara mendiskon tarif 100 persen untuk 450 VA dan 50 persen untuk 900 VA Bersubsidi.


Sementara untuk pelangan listrik pra-bayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diperhitungkan berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi jarang bulan Januari hingga Maret 2020.


dua dari 5 halaman

Cara Dapatkan

Token listrik stimulus Covid-19 bisa didapatkan melalui website, dengan cara:


1. Buka Alamat www.pln.co.id kemudian pilih menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon).


dua. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter.


3. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Adang-adang.


4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.


PLN pula menggunakan layanan WhatsApp untuk memudahkan pelanggan mendapatkan token listrik secara cara:


1. Bekerja Aplikasi WhatsApp.


2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah satunya masukkan ID Pelanggan.


3. Token gratis akan muncul4. Pelanggan susunan memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.


3 dari 5 halaman

Kerja Sama

Untuk menjangkau pelanggan di daerah terpencil, PLN juga akan bekerjasama dengan set pemerintah setingkat Kecamatan/Desa/Kelurahan untuk membenarkan bantuan listrik selama pandemi Covid-19 dapat diterima masyarakat.


Pelanggan juga bisa mengunjungi biro layanan PLN yang tersebar di Indonesia atau melalui Contact Center 123 untuk informasi lebih lanjut.


“Kami akan tetap memastikan stimulus listrik ini dapat diterima oleh masyarakat, sehingga bisa meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini, ” katanya.


Dengan adanya tambahan agenda stimulus Covid-19 di bidang kelistrikan, sampai dengan saat ini sudah ada 4 jenis golongan pelanggan listrik yang mendapatkan keringanan, tertib berupa pembebasan tagihan maupun pemberian diskon.


4 dari 5 halaman

Golongan Pelanggan

Beserta ini daftar golongan pelanggan yang mendapatkan keringanan dan durasi waktunya:


1. Rumah Nikah 450VA Pembebasan tagihan/Token Gratis April s. d September 2020


2. Rumah Tangga 900VA Bersubsidi Diskon 50 persen tagihan/token April s. d September 2020


3. Bisnis Kecil 450VA Pembebasan tagihan/Gratis Mei s. d Oktober 2020


4. Industri Kecil 450 VA Pembebasan tagihan/Gratis Mei s. d Oktober 2020


Daripada sisi jumlah penerima stimulus Covid-19, pelanggan Rumah Tangga 450VA adalah sebesar 23, 5 juta sedangkan pelanggan 900VA Bersubsidi sebanyak 7, 3 juta pelanggan. Sementara jumlah pelanggan Bisnis Kecil (B1) dan Industri Kecil (I1) sebanyak kurang bertambah 500 ribu pelanggan.


“Adanya kebijakan ini diharapkan sanggup meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian, ” pungkasnya.

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah tersebut:

Daniel Powell