Site Loader
Pedestrian Sekitar Kebun Raya Bogor Dibuka Kembali Akhir Pekan

Liputan6. com, Jakarta Pedestrian seputar Parak Raya Bogor kembali dibuka sebab Pemerintah Kota Bogor setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19.


Sejak tempat itu ditutup setiap hari Sabtu dan Minggu, segala aktivitas masyarakat seperti berlari, jogging, bersepeda, memberi makan rusa, hingga bermain skate board.

“Pedestrian mampu dipergunakan lagi mulai akhir minggu ini, tapi dengan pengawasan selektif Satpol PP, ” kata Pemangku Kota Bogor Bima Arya, Rabu (15/10/2020).


Namun Bima mengingatkan kepada masyarakat Kota Enau agar memanfaatkan fasilitas publik itu dengan baik dan benar biar tak terjadi penularan Covid-19.


“Harus betul-betul dimanfaatkan buat olahraga, bukan berkumpul. Satpol PP nanti akan patroli, ” membuka Bima Arya.


Sementara untuk taman kota masih ditutup sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Tetapi, Bima mempersilahkan jika ada korporasi yang mau menggunakan fasilitas publik tersebut jadi tempat untuk rapat.


“Rapat-rapat ini kita larang di dalam ruangan. Bagi kantor pemerintahan maupun swasta yang ingin rapat pada luar silahkan gunakan taman. Kita juga sering gunakan Taman Ekspresi untuk rapat, ” terangnya.

** #IngatPesanIbu


Pakai Kedok, Cuci Tangan Pakai Sabun, Bangun Jarak dan Hindari Kerumunan.


Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 kaca

Taman Bogor Bisa Digunakan untuk Rapat

Bima menjelaskan, perkantoran menjadi salah satu klaster penularan Covid-19 cukup tinggi di Kota Bogor. Risiko transmisi virus terjadi ketika sirkulasi suasana di ruangan kantor kurang berjalan dengan baik. Kemudian, banyaknya pekerja di dalam ruangan sangat berpotensi terjadinya penularan virus.


“Makanya kita imbau perkantoran untuk menerapkan 50 persen WFH (bekerja dari rumah), terutama bagi dengan memiliki penyakit bawaan atau pokok hamil. Dan memfungsikan taman-taman tanah air untuk tempat rapat, ” kata Bima.


Bagi perusahaan swasta yang ingin memanfaatkan taman sebagai tempat rapat, bisa men Bidang Pertamanan Dinas Perumahan & Pemukiman Kota Bogor.


Untuk penggunaan fasilitas publik sejak Senin-Jumat pada pukul 08. 00 – 16. 00 WIB. Tak ada syarat khusus, pihak peserta atau penyelenggara rapat hanya diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jangka, dan menghindari kerumunan.


Sementara taman kota yang bisa digunakan untuk rapat adalah Taman Ekspresi, Taman Peranginan, Taman Heulang, Taman Kencana dan Lapangan Kresna.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah itu:

Daniel Powell