Site Loader
Pasar uang Asia Dibuka Beragam, Investor Menanti Suku Bunga China

Liputan6. com, Jakarta – Pasar uang Asia Pasifik dibuka beragam dalam perdagangan Selasa oekan ini. Investor tengah menunggu penetapan suku kembang acuan China untuk rapat yang digelar Oktober ini.


Mengutip CNBC, Selasa (20/10/2020), indeks Nikkei 225 Jepang turun 0, 16 persen. Saham Softbank Group turun lebih dari 1 tip. Sedangkan indeks Topix juga menyurut 0, 2 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi juga mengalami tekanan. Sedangkan di Australia justru kebalikannya. Indeks S& P/ASX 200 terbang tipis.


Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang yang menjadi patokan bursa Asia diperdagangkan melemah pada pembukaan hari ini.


China akan mengumumkan suku bunga pinjaman buat tenor satu tahun dan lima tahun pada pagi ini. Kebanyakan analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan tidak akan ada transformasi.


Saat ini, suku bunga pinjaman untuk jangka periode satu tahun berada di 3, 85 persen, sedangkan untuk lima tahunan di 4, 65 obat jerih.

dua dari 3 halaman

Wall Street

Sebelumnya,   Wall Street  menyurut pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan pura saham di New York Amerika Serikat (AS) tersebut terjadi jelang tenggak waktu kesepakatan stimulus ekonomi sebagai penanganan covid-19.


Mengutip CNBC, Selasa (20/10/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 410, 89 poin ataupun 1, 4 persen menjadi 28. 195, 42. Sebelumnya pada perniagaan Senin, rata-rata 30 saham terangkat lebih dari 100 poin.


 

Sedangkan indeks S& P 500 turun 1, 6 persen menjadi 3. 426, 92 dan Nasdaq Composite mundur 1, 7 persen menjadi 11. 478, 88.


Baik Dow dan S& P 500 membukukan perdagangan terburuk sejak 23 September. Nasdaq membukukan kerugian satu hari terbesar sejak 2 Oktober.


Perdagangan di  Wall Street  pada Senin ini juga mencetak penurunan lima hari berturut-turut prima sejak Agustus 2019.


Saham teknologi berkontribusi terhadap penurunan tersebut. Alphabet, Microsoft, Apple & Amazon semuanya turun setidaknya 2 persen. Facebook merosot 1, 7 persen.


Dalam indeks S& P 500, sektor dengan mengalami kinerja terburuk adalah zona energi dan teknologi, masing-masing mendarat 2, 1 persen dan 1, 9 persen.


Pemimpin DPR Nancy Pelosi memberikan periode 48 jam kepada pemerintahan Kepala Donald Trump untuk mencapai kata sepakat bantuan sebelum pemilihan 3 November. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dijadwalkan untuk bertemu di dalam Senin sore.


Namun, The Washington Post melaporkan, mengutip sumber yang tidak bisa disebutkan, bahwa pembicaraan mengenai stimulus jarang Pelosi dan pemerintah sepertinya sedang jauh dari kata sepakat. Berita tersebut membuat Wall Street masuk ke posisi terendah pada perdagangan Senin ini.


“Pasar saham terus menjadi sangat terbuka terhadap pembicaraan apa pun dengan berkaitan dengan stimulus, ” nyata analis senior Wells Fargo Investment Institute, Scott Wren.


“Wall Street  reli dari kedudukan terendah pada Maret karena adanya berita yang lebih baik di hal vaksin, ” tambah tempat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Daniel Powell