Site Loader
Chef Australia Promosikan Sambal dan Buku tentang Kuliner Indonesia

Liputan6. com, Jakarta – Apa saja ciri khas kuliner Indonesia? Salah satunya tentu sambal. Hampir di setiap meja santap orang Indonesia pasti ada sambal dalam berbagai kreasi. Tak hanya di negeri sendiri, sambal juga sudah dikenal di luar jati.


Bahkan seorang chef asal  Australia  sangat menyukai dan bisa mengolah berbagai macam sambal. Dia adalah Chef Lara Lee yang menetap di London, Inggris.


Ia dengan bangga menaikkan aneka makanan Indonesia dan sambalnya. Chef ini mengatakan kalau di Nusantara orang selalu makan dengan sambal.

Sedu Lee adalah praktisi kuliner, chef , penulis wacana masak dan pengusaha katering dengan berbasis di London. Buku masaknya yang berjudul ‘Coconut & Sambal’ berhasil menarik perhatian karena sebagian besar isinya memuat resep olahan Indonesia.


Dilansir daripada Irish News, 30 Mei 2020, Lara mengaku sangat bangga dengan cara kuliner khas Indonesia. Wajar sekadar, karena Lee juga keturunan orang Indonesia. Ayahnya orang Indonesia yang kemudian tinggal dan menetap di Australia.

Menghabiskan era kecil di Australia tidak menyusun Lee jauh dari cita mengalami makanan Indonesia. Karena sang aki, Margareth, setiap hari memasak menu makanan Indonesia untuk disantap keluarganya.


Lee menceritakan jika ayahnya adalah orang yang benar sibuk dengan pekerjaannya namun selalu menyempatkan makan bersama keluarga pada rumah.


“Makanan bagi kami benar-benar sentral. Kami bakal duduk sebagai keluarga dan sajian malam bersama. Jadi ini lebih dari sekadar makan bersama. Tersebut sangat istimewa bagi kami, ” tuturnya.


Saking cintanya dengan masakan sang nenek, Lee terinspirasi mempromosikan makanan Indonesia di London. Lee bahkan berhenti berkarier di bidang IT dan memastikan membuka usaha kuliner dengan temannya.


Baru-baru ini, Lee bahkan merilis buku masak ‘Coconut & Sambal’ yang ditulisnya tunggal. Untuk membuat resep pada bukunya ini, Lee sengaja menjelajahi Nusantara demi mendapatkan beragam resep autentik.

dua dari 3 halaman

Terbengkalai, Kerupuk dan Sambal

“Saya menemukan kembali makanan masa kecil saya, dan sebagian lagi menjumpai kembali masakan nenek dan bulik saya, ” terangnya.


Lee menghabiskan waktu beberapa kamar melakukan perjalanan ke berbagai kawasan. Ia mendatangi Sulawesi, Medan, Medan dan daerah lainnya. Saat di Padang, Lee bahkan diajak oleh seorang sopir taksi ke rumahnya untuk belajar membuat masakan berhubungan ibu sopir taksi ini.


“Itu luar biasa. Saya pikir mereka benar-benar bahagia era ada orang yang ingin menawarkan resep-resep masakan itu, ” ujar Lee.


Sepanjang perjalanannya, sambal tetap menjadi makanan penting. “Setiap keluarga punya resep sambal mereka sendiri. Di Barat, kita mungkin memakai garam dan cili untuk membumbui makanan kita, akan tetapi di Indonesia, mereka akan memakai sambal, ” tuturnya.


Lee bahkan mengatakan sambal jadi menu pendamping yang sangat istimewa di Indonesia. “Ada tiga dasar makanan Indonesia, nasi, kerupuk serta sambal, ” kata Lee.


“Begitu banyak dari kita hanya membayangkan pantai yang bagus dan hutan hujan yang rimbun di Indonesia. Namun sebenarnya ada cerita yang jauh lebih gembung di Indonesia daripada sebuah tulisan di kartu pos, ” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Daniel Powell