Site Loader
Anies Baswedan Resmikan Pembangunan Masjid Fatimah Muhammad yang Diklaim Ramah Lingkungan

Liputan6. com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meletakan batu pertama pembangunan Langgar Fatimah Muhammad di Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan. Anies didampingi oleh Wali Kota Tata laksana Jakarta Selatan, Marullah Matali mengikuti pendiri Masjid Fatimah Muhammad, yaitu Yusuf Muhammad Martak.


Dikutip dari laman resmi Humas Wali Kota Administrasi Jakarta Daksina, Anies mengatakan bahwa Masjid Fatimah Muhammad merupakan masjid yang mampu menjadi contoh bagi masjid-masjid yang lain.

Dia menilai masjid tersebut merupakan langgar ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan masjid Fatimah Muhammad membangun drainase vertikal. Sehingga air yang mengalir dari tempat wudhu dikembalikan lagi ke tanah.


“Pembangunan masjid yang dimulai tepat di 1 Muharram 1442 H itu bisa menjadi contoh masjid santun lingkungan, dengan dibangun drainase vertikal, sehingga air wudhu serta yang lainnya dikembalikan ke tanah, ” kata Anies Baswedan dikutip daripada akun instagram Kota Administrasi Jakarta Selatan @kominfotikjs.


Anies juga mengatakan bahwa saat itu, hampir seluruh negara di dunia sedang mengalami berbagai macam permasalahan, salah satunya yaitu masalah lingkungan hidup.

2 dari 3 halaman

Masalah Air Tanah

Menurut Anies, DKI Jakarta termasuk salah satu kota dengan memiliki masalah di bidang itu, khususnya masalah pada air desa.


“Dunia saat ini sedang mengalami masalah lingkungan tumbuh. Jakarta juga karena masalah cairan tanahnya yang tersedot, namun tak dikembalikan ke tanah, ” Introduksi Anies.


Dalam jalan itu, Anies berdoa agar pembangunan masjid Fatimah Muhammad bisa berlaku lancar. Ia juga berharap pengoperasian pembangunan masjid tersebut bisa diselesaikan tepat waktu.


Reporter:   Rifa Yusya Adilah


Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video opsi di bawah ini:

Daniel Powell