Site Loader
2 Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Tertib Ahok Tidak Ditahan Polisi

Liputan6. com, Jakarta – Dua tersangka kasus dugaan pencemaran tanda baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni EJ dan KS tidak ditahan Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat Undang-Undang Bahan dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.


“Yang bersangkutan (EJ dan KS) tidak kita tahan, karena ancaman (hukuman) di bawah lima tahun. Tapi kita kenakan wajib lapor sambil menunggu pemberkasan, ” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Jumat (31/7/2020).

Yusri mengatakan jajaran Polda Metro Jaya masih menyelidiki kejadian ini lebih dalam. Tujuannya, buat mencari tahu apakah ada pihak lain yang diduga terlibat.


“Apakah kemungkinan ada simpulan lain, ini masih didalami oleh penyidik, ” ujar Yusri.


Yusri juga mengimbau umum lebih bijak lagi dalam memakai media sosial. Imbauan diberikan agar tak ada lagi masyarakat dengan tersandung tindak pidana lantaran mencemarkan nama baik seseorang.


“Kita mengharapkan masyarakat bijak bermedsos. Setiap mendapatkan informasi, cari fakta terlebih dahulu, jangan share langsung sebelum disaring, lakukan kontrol data ke berita medsos, ” sebutan dia.

2 dari 3 halaman

Laporkan 2 Akun

Sebelumnya, sebuah akun Instagram dilaporkan oleh Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke Polda Metro Jaya. Kedua akun tersebut @ito. kurnia dan @an7a_s679 diduga kerap mengunggah postingan bernada hinaan terhadap rumpun Ahok sejak Desember 2019.


“Kami amankan KS, pemilik akun instagram @ito. kurnia dalam Bali. Sementara, pemilik akun instagram @an7a_s679 inisial EJ diamankan pada Medan. Kami lagi koordinasi dengan Polda Sumut untuk segera mendatangkan EJ ke sini, ” logat Kabid Humas Polda Metro Hebat, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (30/7/2020).


Yusri menerangkan isi postingan yang ada pada akun media sosial kedua tersangka.


“Pertama menyandingkan memotret istri Ahok dan anaknya secara binatang dan disandingkan dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas, ” perkataan dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di kolong ini:

Daniel Powell